Penjara Jiwa

Mataku belalak menatap langit ruang jiwaku
Rebah diriku di lantai ruang jiwaku
Ku tak bergerak, keinginan itu tidak ada
Ku hanyut dalam ketenangan, kekosongan
kU hanya mendengar suara kipas angin menderu halus,
Suara jam berdetik, seolah mengikuti irama jantungku
Ku tak berdaya, kemana engkau hai jiwaku
Kemana engkau pikiran dan keinginan
Hanya kehampaan yang engkau sisakan
Jemu menghampiri aku
Ku tak tahu apa yang ku mau
Siapa yang dapat memberitahu ku
Apa yang ku mau?

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.